Bengkulu UtaraHukum & Kriminal

Aneh Masyarakat Hidup Rukun dan Damai Bupati Lebong Sengketakan Tapal Batas Bengkulu Utara – Lebong

×

Aneh Masyarakat Hidup Rukun dan Damai Bupati Lebong Sengketakan Tapal Batas Bengkulu Utara – Lebong

Sebarkan artikel ini
Tampak Sekda Bengkulu Utara dan Rombongan Mengikuti Jalannya Sidang Secara Virtual

Beliau mengatakan, “Selama ini kan sudah terlihat baik-baik saja, kok Lebong Mau repot-repot mengurusi? Wong sudah baik-baik. Ada apa ini?” Hal ini tercermin dalam Risalah Sidang MK.

Hakim Arief juga mengajak semua pihak yang terlibat dalam persidangan di MK untuk bersikap terbuka.

Ia mengatakan, “Terbuka saja, kalau sudah tahu harus dijawab. Atau kalau enggak dijawab kemudian.”

Namun, perwakilan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menyatakan bahwa mereka tidak memiliki kapasitas untuk menjawab pertanyaan tersebut dan akan berkoordinasi lebih lanjut terkait dengan potensi wilayah ini.

“Kami akan koordinasi dengan Dinas dan OPD terkait.” Kata Khairil

Kuasa hukum pemohon Kopli, Dharma Rozali Azhar, menegaskan bahwa sengketa ini hanya terkait dengan adat dan masalah historis.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Bengkulu Utara Dukung Penuh Perbaikan Jalan di Kawasan Pasar Purwodadi

Tinggalkan Balasan