Bengkulu Hits – Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Bengkulu Utara masih menjadi perhatian serius. Terhitung sejak Januari hingga Juni 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkulu Utara mencatat sedikitnya 76 kejadian laka lantas terjadi di wilayah hukumnya, Rabu (2/7/2025)
Dari total peristiwa kecelakaan tersebut, tercatat sebanyak 161 korban, terdiri dari 19 orang meninggal dunia, 62 orang mengalami luka berat, dan 80 lainnya mengalami luka ringan. Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan yang terjadi selama enam bulan pertama tahun 2025 ini juga mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 89.200.000.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bengkulu Utara, AKP Melisa, menyampaikan bahwa wilayah dengan tingkat kecelakaan tertinggi berada di Kecamatan Arga Makmur, Air Napal, dan Lais. Ketiga wilayah ini dikenal sebagai jalur lintas utama yang cukup padat dilalui kendaraan.
“Dari analisis kami, penyebab kecelakaan umumnya dipicu oleh kelalaian pengendara, kondisi infrastruktur jalan, serta kondisi kendaraan yang kurang layak,” jelas AKP Melisa.
Menanggapi tingginya angka kecelakaan tersebut, pihak Satlantas terus berupaya melakukan berbagai langkah preventif. Sosialisasi dan edukasi mengenai keselamatan berkendara terus digencarkan, termasuk imbauan agar pengendara mematuhi aturan lalu lintas, mengecek kondisi kendaraan secara berkala, dan melengkapi perlengkapan kendaraan sesuai standar.
“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam berkendara demi menekan angka kecelakaan,” tutup AKP Melisa.
Pihak kepolisian juga menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum guna menciptakan ketertiban serta keamanan berlalu lintas di wilayah Bengkulu Utara. (NR)




