Bengkulu Utara

Forum Masyarakat Bumi Pekal Soroti Peran BPN, Diduga Ada Main Mata dengan PT Agricinal

×

Forum Masyarakat Bumi Pekal Soroti Peran BPN, Diduga Ada Main Mata dengan PT Agricinal

Sebarkan artikel ini
Audensi Mayarakat dan PT agricinal dan dihadiri PJ Bupati Bengkulu Utara, Kapolres Bengkulu Utara serta Forkopimda Bengkulu Utara

Bengkulu Hits – Konflik agraria antara masyarakat dan PT Agricinal terus berlanjut tanpa penyelesaian yang jelas. Warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bumi Pekal (FMBP) mengungkapkan kekecewaannya terhadap Badan Pertanahan Nasional (BPN), yang dinilai belum memberikan solusi efektif, Jumat (15/11/2024).

Meskipun kehadiran Penjabat (Pj) Bupati, Kapolres, dan Forkopimda Bengkulu Utara di lapangan sangat dihargai, perwakilan masyarakat justru menilai bahwa langkah-langkah yang diambil BPN malah memperumit situasi.

BACA JUGA:  DPRD Bengkulu Utara Tetapkan Alat Kelengkapan Dewan untuk Periode 2024-2029

Saukani, perwakilan dari Forum Masyarakat Bumi Pekal (FMBP), mengungkapkan kekecewaannya terhadap Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait penanganan konflik agraria yang melibatkan masyarakat dengan PT Agricinal.

Dalam pernyataannya, Saukani mengapresiasi kehadiran Penjabat (Pj) Bupati Bengkulu Utara, Kapolres, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang turun langsung ke lapangan untuk mencari solusi. Namun, ia menyoroti bahwa langkah BPN belum mampu menyelesaikan persoalan secara tuntas.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Bengkulu Utara Sambut Meriah Ulang Tahun Desa Padang Jaya ke-45 dengan Harapan Kekompakan dan Kontribusi Masyarakat

“Kami sangat antusias dan berterima kasih atas kehadiran Pj Bupati, Kapolres, serta Forkopimda yang menunjukkan kepedulian mereka. Namun, saat BPN datang ke PT Agricinal, sayangnya tidak ada langkah konkret yang diambil. BPN gagal menunjukkan peta dan nomor Hak Guna Usaha (HGU) yang baru, yang justru menimbulkan dugaan bahwa BPN telah merekayasa peta HGU yang digunakan oleh PT Agricinal,” ujar Saukani.

Forum Masyarakat Bumi Pekal (FMBP) turut mempertanyakan kemungkinan adanya ketidakterbukaan antara BPN dan PT Agricinal, yang menimbulkan ketidakpuasan di kalangan masyarakat. Meskipun Pj Bupati sudah hadir, BPN tidak menampilkan peta dan Nomor HGU asli yang diminta.

BACA JUGA:  Tidak Terealisasinya Usulan Kelanjutan Pembangunan Jalan di Bengkulu Utara DPRD BU Gelar Rapat Kerja Bersama Dinas Pekerjaan Umum

“Mengapa pihak-pihak berwenang seolah tutup mata dan telinga terhadap penderitaan masyarakat yang memperjuangkan hak-hak mereka? Transparansi jelas dipertanyakan, karena masyarakat ingin melihat peta HGU terbaru yang asli, bahkan di hadapan Pj Bupati, dan Kapolres Bengkulu Utara. Pihak BPN tetap tidak mengeluarkan peta asli tersebut. Ada apa sebenarnya?” tambahnya dengan penuh tanda tanya.

FMBP menekankan bahwa pendekatan semacam ini, jika terus berlangsung, hanya akan memperlama konflik yang dihadapi warga. Mereka mendesak BPN dan pihak terkait untuk menunjukkan komitmen serta transparansi dalam menyelesaikan permasalahan agraria ini. (NR)

Tinggalkan Balasan