Bengkulu Utara

Pengelolaan Dana Desa Tanjung Harapan 2025 Dipertanyakan, Sejumlah Program Diduga Tak Sesuai Perencanaan

×

Pengelolaan Dana Desa Tanjung Harapan 2025 Dipertanyakan, Sejumlah Program Diduga Tak Sesuai Perencanaan

Sebarkan artikel ini
papan Informasi APBDes, Anggaran Pendapatan Belanja Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Padang Jaya

Bengkulu Hits – Dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa kembali mencuat, kali ini terjadi di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Padang Jaya. Sejumlah program desa yang bersumber dari anggaran negara tersebut dipertanyakan warga karena dinilai tidak transparan dan minim manfaat nyata, Selasa (20/01/2025).

BACA JUGA:  Kejari Bengkulu Utara Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi Dana PNPM

Seorang narasumber menyebutkan bahwa proyek pengadaan jamban dan pembangunan gedung PAUD di Dusun 3 diduga hanya dikerjakan sebatas plafon, plester, dan instalasi listrik, tanpa kejelasan realisasi pekerjaan lainnya.

Ironisnya, bangunan tersebut justru berada di depan kantor desa, sehingga memunculkan tanda tanya besar soal skala prioritas pembangunan.
Padahal, total Anggaran Dana Desa Desa Tanjung Harapan mencapai Rp1.151.746.120,00, jumlah yang seharusnya cukup untuk menghadirkan pembangunan yang berkualitas dan merata.

BACA JUGA:  Hari Kedua Lomba Tilawah Remaja dan Qira’at Murattal Berlangsung Khidmat, Peserta Dapat Dukungan Penuh

Lebih memprihatinkan lagi, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) diduga tidak dilibatkan dalam rapat perencanaan maupun pengambilan keputusan, sebuah praktik yang bertentangan dengan prinsip transparansi dan partisipasi publik.

Di bidang bantuan sosial, penyaluran BLT Dana Desa sebesar Rp62 juta turut menjadi sorotan. Dari total 19 RT, disebutkan bahwa setiap RT hanya mengusulkan dua penerima, sementara kriteria dan dasar penetapannya belum disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Tak hanya itu, kegiatan Posyandu yang seharusnya menjadi prioritas pelayanan kesehatan masyarakat, menurut narasumber, hanya sebatas penggantian atap, tanpa ada peningkatan fasilitas lain.

BACA JUGA:  Opini WDP Jadi Bahan Evaluasi, Ketua DPRD: Kita Akan Bedah Bersama

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Bendahara Desa melalui pesan WhatsApp. Namun hingga naskah ini disusun, ketiganya belum memberikan respons maupun klarifikasi.

Kondisi ini memicu keresahan warga dan memperkuat tuntutan agar penggunaan Dana Desa di Tanjung Harapan dibuka secara transparan serta siap diaudit oleh pihak berwenang. (NR)

Tinggalkan Balasan