Bengkulu Hits – Pemerintah Kabupaten Lebong menggelar Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 10 November 2025, pukul 09.00 WIB, bertempat di Graha Bina Praja Kabupaten Lebong. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lebong, Bambang ASB, S.Sos., M.Si., serta dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong.
Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Lebong agar berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Program MBG sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah sebagai generasi penerus bangsa.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur perangkat daerah dan pihak terkait, antara lain Asisten II Setda Kabupaten Lebong, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Inspektorat, Bappeda, Dinas PUPRHub, Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pertanian, Disperindagkop, Diskominfo, Disnakertrans, BKD, Direktur PDAM Tirta Tebo Emas, Koordinator Program MBG Kabupaten Lebong, serta SPPI Program MBG Kabupaten Lebong. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menyukseskan program prioritas tersebut.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Bambang ASB menekankan pentingnya koordinasi yang solid antar organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan Program MBG. Ia meminta agar setiap OPD menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara terukur, mulai dari tahap perencanaan, pendataan sasaran penerima manfaat, penyediaan bahan pangan, hingga mekanisme distribusi di lapangan.
“Program ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja sama, kolaborasi, dan komitmen bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak kita,” tegas Wakil Bupati.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai upaya pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan, konsentrasi belajar siswa, serta tumbuh kembang anak secara optimal.
Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya pengawasan dan evaluasi secara berkala guna memastikan program dilaksanakan sesuai dengan ketentuan, transparan, dan tepat manfaat. Dengan pengelolaan yang baik, Program MBG diharapkan dapat menjadi salah satu program unggulan yang berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lebong. (Red)





