Bengkulu UtaraBerita

Hujan Deras Disertai Petir, Warga Air Sebayur Tersambar dan Alami Lumpuh Sebagian Tubuh

×

Hujan Deras Disertai Petir, Warga Air Sebayur Tersambar dan Alami Lumpuh Sebagian Tubuh

Sebarkan artikel ini
Bapak Rusmanto di Desa Air Sebayur Tersambar Petir, Kondisi Tubuh Sebelah Kiri Lumpuh

Bengkulu Hits – Sebuah musibah menimpa warga Desa Air Sebayur, tepatnya di Dusun 6 Lembah Duri, Kecamatan Pinang Raya, Bengkulu Utara, saat hujan lebat disertai petir mengguyur wilayah tersebut menjelang magrib.

Peristiwa tersebut menimpa Bapak Rusmanto, warga setempat, yang tersambar petir hingga mengalami kelumpuhan pada bagian tubuh sebelah kiri, Kamis (9/1/2025).

BACA JUGA:  Diduga Depresi Seorang Istri di Rejang Lebong Tega Menghabisi Suami Sendiri

Menurut penjelasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Air Sebayur, kronologi kejadian bermula sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, cuaca buruk melanda Dusun Lembah Duri dengan hujan lebat dan petir.

Bapak Rusmanto diketahui sedang menikmati makan sore sambil bersandar pada kulkas di rumahnya. Pada saat itu, listrik di wilayah tersebut masih menyala.

BACA JUGA:  Konflik Berdarah: Direktur PT Agricinal Diduga Pimpin Penyerangan, Warga Bumi Pekal Jadi Korban Senjata Tajam

“Seketika petir menyambar dan langsung mengenai Bapak Rusmanto yang sedang berada di dalam rumahnya,” jelas Ponco Mujiarjo, perwakilan BPD Desa Air Sebayur.

Ponco juga menambahkan bahwa kondisi Bapak Rusmanto yang tersambar petir telah dibawa ke Puskesmas Unit 6 untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Pihak keluarga bersama warga segera mengupayakan penanganan medis agar kondisi korban dapat segera tertangani dengan baik.

BACA JUGA:  Pulau Enggano Bengkulu Utara, Permata Terluar di Samudra Hindia

“Akibat sambaran petir tersebut, Bapak Rusmanto mengalami kondisi yang cukup serius. Bagian tubuh sebelah kiri, mulai dari atas hingga ke kaki, tidak berfungsi dan terasa sangat sakit hingga tidak dapat disentuh. Meski demikian, beliau saat ini masih dalam keadaan sadar,” ucapnya

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh warga agar lebih waspada dan berhati-hati saat cuaca buruk, terutama ketika terjadi petir. Masyarakat diimbau untuk mematikan perangkat elektronik dan menghindari lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi jalur hantaran petir, seperti tiang listrik, pohon tinggi, atau area terbuka, guna mengurangi risiko terkena sambaran petir saat cuaca buruk. (NR)

Tinggalkan Balasan